Sedih...Nangis...Bingung...Takut...Malu...
perasaan itu campur aduk ketika aku tahu ternyata aku positif hamil lagi, sebenarnya aku sadar banget semua kehendak yang di atas, tapi aku bener bener gak tega setiap melihat Azka yang baru 9 bulan, aku tidak mau Azka kekurangan kasih sayang dan perhatian, aku bener bener ingin mencurahkan kasih sayang kepada Azka hingga dia mampu mandiri, aku tidak mau melihat Azka seperti anak - anak yang tidak terurus, aku tidak ingin Azka kekurangan satu apapun, semua hal itu begitu berat membebaniku, ditambah sikap suami yang pada awalnya amat cuek dengan kekhawtiranku, juga terbayang betapa beratnya beban yang harus aku tanggung jika aku harus mengurus dua balita sekaliigus, tanpa bantuan siapapun.
Tapi air mataku mengingatkanku kepada kuasaNYA, semua kehendaknya, aku merencanakan dan berikhtiar untuk mengatur jarak kehamilanku tapi kembali Tuhanlah penentu segalanya, semua yang terjadi pasti ada hikmah dibaliknya, pasti ada mukjizat Tuhan yang bekerja.
Kesadaranku membuatku tersadar, bahwa aku musti bersyukur, Allah memberiku kesempatan hamil sebelum usia rawan (35 th), Allah memberiku kesempatan hamil kali ini , untukku bisa memberikan pendidikan yang terbaik kepada anak-anakku kelak sebelum aku pensiun, Allah memberiku kesempatan hamil kedua dengan jarak dekat, memberiku kesempatan untuk memiliki waktu berkarir lebih bagus sebelum tua tanpa direpotkan dengan anak nantinya. Alhamdulillah Tuhan atas nikmat yang engkou beri.
Masih bersama dr. Santi Mintarsih , aku percayakan tumbuh kembang anak keduaku, tepatnya 23 Juni 2014 pertama kali aku check ke dokter , usia kehamilanku saat itu 13w4d, hmmm sudah cukup besar babyku, terlihat sudah terlihat berbentuk bayi, cukup sehat dengan gerak lincahnya di dalam perutku bahkan tampak lebih lincah dari Azka, aku berharap ini bayi perempuan agar lengkap anak -anak kami. Operasi Seacar yang aku jalani saat kelahiran Azka yang belum genap 1 tahun, alhamdulillah tidak membuat masalah bagi kehamilanku, tapi dokter s.pog ku berpesan agar jika telah cukup berat dan usianya untuk segera diagendakan untuk seacar kembali, tak masalah bagiku, yang terpenting kami bisa sama - sama sehat dan selamat, pesan dokter santi berikutnya supaya ketika kehamilanku telah mencapai 6 bulan supaya ASI buat Azka dihentikan agar persiapan buat bababy keduaku cukup, ahhhh ini yang membuatku kecewa, aku ingin tundemnursing ampe Azka 2th, aku tidak ingin menghentikan haknya Azka untuk menyusu hingga 2th, Tuhan tolong hamba bisa melalukan semuanya, Engkou maha mengatur, atur pula untuuuku untuk Azka juga untuk bayi dalam rahimku, AMIN.
Ngomong , ngomong my second pregnant ini bener - bener berbeda dengan waktu hamil Azka, aku sama sekali gak mual dengan jenis makanan apapaun, meski bakso ataupun mie semua bisa lahap aku makan, hanya saja pada awal sebelum aku mendapatkan tambahan vitamin dari dokter , terasa banget badankku sering tiba - tiba lemas seperti hampir pingsan tidak ada kekuatan apapun, tapi Alhamdulillah begitu diberi tambahan vitamin terutama Ferosfot, badanku sudah jarang mengeluh lagi , kecuali setelah banyak beraktivitas. Alhamdulillah meski menentang perintah suami juga mertua untuk tidak puasa, meski kondisi hamil dan menyusui aku bisa puasa romadhon 30 hari, benar benar nikmat luar biasa, meskiromadhon kali ini tidak bisa seistimewa kemarin, tidak bisa melakukan malan amaln romadhon , entah aku yang memang malas atau aku yang tersibukkan dengan si kecil.
Oh ya kejutan menarik lagi, alhamdulillah Azka di usia 11 bualan kurang satu minggu sudah mulai berjalan, dan alhamdulillah dia langgsung rajin berjalannya, mudah mudahan rezeki Azka yang termasuk cepat berjalannya dapat meringankannku untuk mengurus dua krucilku kelak, Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
hanya komentar yg bersifat membangun...tdk menerima kata2 yg tdk sopan....